
Kutai Timur – Latihan Kader Pencak Silat Tapak Suci (LKPTS) Kabupaten Kutai Timur sukses menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) 2025 yang berlangsung selama tiga hari, 26–28 Desember 2025. Ratusan pesilat dari berbagai perguruan di wilayah Kutai Timur menjalani serangkaian ujian ketat untuk meraih tingkatan sabuk baru.
Ketua LKPTS Kutai Timur menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan UKT tahun ini. “Alhamdulillah, ujian berjalan lancar tanpa kendala berarti. Para pesilat menunjukkan performa terbaik mereka, baik dari segi teknik, mental, maupun penghayatan nilai-nilai Islami,” ujarnya usai penutupan kegiatan.
UKT kali ini tidak hanya menguji kemampuan teknis bela diri, tetapi juga pemahaman pesilat terhadap nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia yang menjadi ruh dari Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Setiap peserta dinilai secara komprehensif mencakup aspek jurus, teknik pertarungan, hafalan doa, serta sikap dan adab selama mengikuti ujian.
“Berakhirnya UKT ini bukanlah titik akhir perjuangan, melainkan momentum baru untuk terus mengembangkan dan memajukan Tapak Suci di Kutai Timur. Kami optimis regenerasi kader akan terus berlanjut dengan kualitas yang semakin baik,” tegasnya.
LKPTS Kutai Timur juga menegaskan komitmennya untuk terus berdakwah dan mensyiarkan ajaran Islam melalui wadah pencak silat. “Kepada siapa pun, di mana pun, dan kapan pun, Tapak Suci akan tetap menjadi sarana dakwah yang menyeimbangkan antara kekuatan fisik dan spiritual,” tambahnya.
Mengutip filosofi Tapak Suci, ia menekankan, “Dengan Iman dan Akhlaq kita menjadi kuat, tanpa Iman dan Akhlaq kita menjadi lemah.” Prinsip ini menjadi landasan utama pembinaan pesilat Tapak Suci di Kutai Timur.
Ke depan, LKPTS Kutai Timur menargetkan peningkatan kualitas pelatih dan pembinaan berkelanjutan untuk mempersiapkan pesilat menghadapi kompetisi tingkat regional maupun nasional. Selain itu, organisasi juga akan memperluas jangkauan pembinaan ke desa-desa terpencil agar lebih banyak generasi muda yang dapat merasakan manfaat Tapak Suci.
Para pesilat yang telah lulus UKT 2025 diharapkan tidak berpuas diri, melainkan terus berlatih dan mengamalkan ilmu bela diri sebagai bagian dari ibadah serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa. (Red)











