Home / Artikel / Berita

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 15:40 WIB

Kolaborasi Muhammadiyah dan Pemerintah Perkuat Literasi Digital dan Nilai-Nilai Pancasila

Samarinda, 10 Agustus 2024 – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kutai Timur, bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, sukses menggelar Pelatihan Positif Bermedia Sosial. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Hotel ZOOM  Jalan Mulawarman No.38 Samarinda ini mengangkat tema “Penguatan Pusat Perubahan Gerakan Nasional Revolusi Mental dalam Perwujudan Budaya Bangsa dan Pembinaan Ideologi Pancasila di Lingkungan Muhammadiyah”.

Dengan mengutus Ustadz Yakub Fadillah, S.IP selaku Wakil Sekretaris PDM Kutim dan Agus Sultonik, M.Pd selaku Ketua MPI (Majelis Pustaka dan Informasi), Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kutai Timur menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Muhammadiyah di era digital. Kehadiran perwakilan dari PW Muhammadiyah Kaltim, PW Aisyiyah Kaltim, Ketua PD Muhammadiyah se-Kaltim, Majelis Tabligh PW Muhammadiyah Kaltim, serta perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur dan Universitas Muhammadiyah Berau semakin memperkaya diskusi dan semangat kolaborasi dalam kegiatan ini.

Pelatihan yang diikuti juga oleh para kepala sekolah Muhammadiyah se-Kota Samarinda ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan media sosial secara positif dan produktif. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta tentang nilai-nilai Pancasila dan budaya bangsa, serta mendorong mereka untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Pelatihan ini sangat penting bagi kami untuk terus relevan dengan perkembangan zaman. Dengan memahami media sosial, kami dapat lebih efektif dalam menyampaikan pesan dakwah dan memberikan kontribusi positif masyarakat.”ujar Yakub Fadillah.

Selain materi tentang literasi digital, peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga etika bermedia sosial, menangkal berita hoaks, dan membangun citra positif Muhammadiyah di dunia maya. Pelatihan ini menggunakan metode yang interaktif, seperti diskusi kelompok, presentasi, dan studi kasus, untuk melibatkan peserta secara aktif. setelah pelatihan. Misalnya, peserta diharapkan dapat membentuk komunitas atau kelompok diskusi untuk terus belajar dan berbagi pengetahuan tentang literasi digital.

Share :

Baca Juga

Berita

BAWASLU KUTAI TIMUR JALIN SILATURAHMI STRATEGIS DENGAN MUHAMMADIYAH, EVALUASI PEMILU 2024 JADI SOROTAN

Artikel

PDM Kutai Timur Gelar Bakti Sosial di Desa Marukangan, Salurkan 50 Paket Sembako

Berita

Pesilat Tapak Suci Kutai Timur Raih Sabuk Baru dalam UKT 2025

Berita

Muhammadiyah Luncurkan Aplikasi SATUMU untuk Digitalisasi Organisasi

Berita

MASA DEPAN GEMILANG ANAK DIMULAI DARI PILIHAN TEPAT HARI INI

Artikel

“LUAR BIASA!TK dengan Program Tahfidz, Public Speaking & Full Day School di Sangatta

Artikel

Pentingnya Dasar Kebencanaan bagi KOKAM dalam Penanggulangan Bencana

Berita

Lawan Invasi Pemikiran, Hancurkan Belenggu Mental: BAD & Diklatsar Kokam Kutai Timur Siapkan Barisan Pemuda Penuh Kesadaran